Setiap malam Reza pulang ke rumah dalam keadaan mabuk akibat alkohol kadar tinggi yang diminumnya, padahal kondisi tubuhnya sedang tidak baik. Hidup tanpa Melissa, membuatnya benar-benar hancur, kehadiran Shafiyya malah menambah penderitaannya. Reza meletakkan gelas di atas meja dengan keras usai dia menenggak airnya. Shafiyya dan Ranti yang kebetulan ada di sana terkesiap. Reza kemudian berjalan gontai menuju kamar. Setelah satu bulan menjadi istri Reza, Shafiyya tidak mendapatkan hak apapun dari Reza sebagai istri, dia juga tidak menunaikan kewajiban apapun, jangankan berpapasan, mengobrol saja tidak pernah, benar-benar hanya sebatas status saja. Bahkan Reza tak pernah ingin memandang wajahnya. “Kamu itu sebagai istri, harusnya bisa tenangin suami kamu,” ucap Ranti kesal. Shafiyya

