BAB 31: KESETIAAN

1356 Words

Rose berontak sekuat tenaga, bahkan sampai mencakar dan menggigit Justin. Yang ada di pikirannya sekarang adalah secepat mungkin keluar dari kamar Justin. Akhirnya dia berhasil melompat dan menjauh dari pria itu setelah dia menjambak pria itu sekuat tenaga lagi. Dia langsung berlari menuju pintu dan mencoba membuka pintu itu tapi tidak berhasil. “Hanya sidik jariku yang bisa membuka pintu itu, sayang” kata Justin yang membuat Rose langsung membalik tubuhnya dan bersiaga. Dia melihat pria itu sedang memegang kepalanya yang baru dia jambak. “Kau- kau mau apa?” tanya Rose panik. “Tadi kau mengusir semua gundikku, jadi sekarang kau harus bertanggung jawab” jawab Justin sambil menyeringai. “Eehhhh.. Maksudku.. Maksudku jangan tempatkan mereka disini. Terserah di rumahmu yang lain! Silahka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD