Bab 22

1001 Words

Kinanti sudah pulang ke rumah keesokkan harinya. Lita tidak lagi bertanya-tanya ke mana dirinya pergi setelah ia menjelaskan pada adik sepupunya itu jika ia bermalam di rumah temannya yang kebetulan mengadakan ulang tahun. Akhirnya wanita itu merasa lega meskipun ada sedikit perasaan bersalah karena ia sudah berbohong pada adiknya. Tubuhnya terasa letih, namun ia tidak menunjukkan pada adiknya. Tentu saja ia merasakan sakit pada paha bagian dalam, namun tidak menunjukkannya pada yang lain, termasuk Arveno. Lagi pula ia bukan wanita manja yang akan menangis hanya karena rasa sakit. Kinanti memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya selama 1 hari penuh dan tidak menjawab satupun panggilan dari Arveno. Wanita itu harus menyiapkan amunisi yang cukup untuk bertempur besok. Siapa lagi lawan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD