Mereka tiba jam dua malam di Istanbul lalu memilih beristirahat sebentar di hotel yang berlokasi tak begitu jauh dari bandara. Menjelang jam tujuh, mereka kembali ke bandara untuk menyambung perjalanan menuju New York. Yeah, ada satu orang yang sudah sangat tak sabar dengan kedatangan mereka. Siapa? Hahaha. Apa masih perlu ditanya? Kabarin kalo udah mau naik pesawat. Itu pesan dari Shadiq. Nabila tersenyum tipis. Ia segera membalasnya. Kemudian kembali fokus pada teman-temannya yang kini malah menatapnya sambil menahan senyum. "Girang amat!" nyinyir Upik yang membuat Nabila langsung membekap mulutnya. Upik terpingkal. Bastian dan Ammar terkekeh melihat tingkah keduanya. Ya memang begini lah. Mereka selalu rusuh. Hahaha. Mereka tentu tahu kenapa Nabila tampak senang. Hahaha. Karena pen

