Nanti nyusul ya, Mar. Entah di mana Ammar, hanya Allah yang tahu, pikir Chayra. Bastian sudah mengirim pesan agar lelaki iyu menyusul mereka. Sementara itu, mereka berempat melanjutkan perjalanan tanpa Ammar. Berhubung besok malam, mereka sudah harus berangkat ke Turki, mereka tak mau melewatkan jalan-jalan terakhir di Rabat. Yaaa masih ada sisa satu hari tapi tempat wisata yang akan didatangi di Rabat bukan kah banyak? "Mau ke Le Dhow?" "Apaan tuh? Restoran Korea?" Bastian terkekeh. "Makanan khas sini. Makannya di atas kapal. Pada mau?" "Nanti aja, Bas!" Nabila langsung menolak. "Bareng sama Ammar aja. Mending kita nyari tempat makan lain, yang lebih enak dari situ?" Bastian tertawa mendengarnya. "Matsuri aja gimana? Makanan Jepang. Mungkin pada bosen," tawarnya yang tentu saja dib

