Renan memutar kepalanya ketika pintu terbuka. Seketika seluruh inderanya seperti terpaku pada sesosok perempuan di depannya. Perempuan itu melangkahkan kakinya mendekat, tampak gugup ketika dirinya dilihat oleh puluhan orang di ruangan itu. Wajahnya tertutup kain tipis yang menggantung di puncak kepalanya. Perempuan itu memakai gaun putih yang melekat di tubuhnya seperti sebuah perhiasan - sangat cantik. Gaun sebatas mata kaki yang sederhana, dengan tali di pinggang dan bunga-bunga kecil di kelilingnya. Lengan terbuka gaun itu memperlihatkan kuliat pemiliknya yang halus dan lembut. Bibir perempuan itu sedikit terangkat ketika mata mereka bertemu. Langkah perempuan itu menjadi sedikit cepat. Tangannya membawa sebuket bunga - pencampuran antara bunga peony dan mawar merah muda. Jarak merek

