Khayra menuruti perkataan Aksa. Melangkah pelan menuju kamar disertai desah kecewa. Aksa sama sekali tidak peduli dengannya. Tidak juga berbasa-basi apa Khayra sudah makan apa belum. Padahal Khayra telah menahan laparnya sejak tadi sore hanya agar bisa menikmati kebersamaan santap malam bersama Aksa. Memasuki ruang pribadi, Khayra kemudian mengganti gamisnya dengan dress rumahan berbahan katun. Setelah itu mengambil satu bed cover besar, juga sepasang bantal-guling dan meletakkan semua itu di atas sofa bed. Iya, sejak menikah sampai hari ini Aksa tidak mau satu ranjang dengannya. Lelaki itu memilih tidur di sofa daripada di ranjang mereka. Khayra bukan tidak pernah memrotes akan hal ini. Bukankah itu sangat dzalim? Rumah tangga macam apa ini! Bagaimana bisa ada sepasang suami-istri dal

