Drt.. drt.. dering ponsel Inzel bergetar terpampang jelas disana Grandma menelpon. "Inzel oh cucuku " suara Grandma sedikit serak . "Yah Grandma .. ini aku Inzel .." "Tolonglah Earnest Inzel , dia sangat kacau , dia ingin bertemu denganmu" "Tapi Grandma .. aku tidak bisa " "Grandma tidak memintamu untuk memaafkannya, dia hanya ingin bertemu dengan mu Inzelku sayang " suara wanita lansia itu jelas seperti memohon dan memelas. "Baiklah dimana dia Grandma " "Apartemen Emerald" Grandma mengucapkan banyak terimakasih padanya dan menutup telponnya. Dia harus memberitahu Gilbert tentang ini , bagaimana pun juga prioritasnya nya sekarang adalah Gilbert bukan Earnest. Berulang kali Inzel menelpon tunangannya namun sepertinya mode diam telah di nyalakan oleh Gilbert agar tidak menganggu

