Rasa cemburu sungguh dirasakan di dalam hati Gilbert, tetapi semuanya menjadi jelas bahwa kini Inzel memang mencintai nya. "jika bukan karena kau sahabat dan boss ku aku tidak akan rela berguling-guling di bawah tanaman gatal itu " di sepanjang perjalanan Farro mengomel karena tubuhnya serasa tergigit dan tersengat sesuatu. Gilbert yang menyetir di sampingnya tetap mencoba fokus dengan jalanan depan "kau kira aku tidak gatal Farro ? Bahkan sekarang leherku sangat gatal " Farro menekan penisnya seperti ada yang dirasakan" oh .. ah .. ah ..ahh" tubuhnya menyerong kebelakang. Gilbert mendelik heran melihat kelakuan Farro "Hay jangan mendesah di mobilku , pasti yang mendengarnya mengira kita gay " "Seperti ada yang mengigit di penisku Gilbert " tanganya membuka resleting nya dan mengelu

