Ara masih bersedia duduk di meja yang sama dengan sang mantan sembari mendengarkan keluhan Revano. Ini memang hal gila, mendengar curahan hati perihal kekasih barunya dari sang mantan, serasa menjadi wanita dengan kekuatan hati yang luarbiasa. “Kamu ingin putus?” Tanya Ara memperjelas dari perkataan Revano yang menginginkan hubungannya berakhir dengan Alesha “Hubungan kalian baru seumur jagung” “Baru seumur jagung saja aku sudah merasa lelah, jadi bagaimana kalau hubungan ini berlangsung lama, aku bisa mati depresi, Ara” Keluh Revano dengan ekspresi wajah yang memperlihatkan dirinya tengah lelah saat ini “Jadi?” Hanya pertanyaan yang sedari dilontarkan oleh Ara. Ia sendiri bingung harus menanggapi seperti apa pembahasan ini. “Aku akan mengakhiri hubunganku dengannya, dan...” Belum Re

