Chapter 39

1261 Words

Aksa terdiam di taman rumah sakit yang berada di bagian atap. Otaknya sekarang tengah memikirkan permintaan Zahra yang menurutnya sungguh gila. Tapi jika tak ia turuti, bisa dipastikan Zahra akan kembali seperti sehari yang lalu dimana kekasihnya itu selalu berteriak dan mengatakan 'kotor'. Aksa mengacak rambutnya gusar. Dalam benaknya, cara seperti ini tak pernah terfikirkan sama sekali. Aksa menatap langit pagi. Sepertinya suasana saat ini begitu persis dengan keadaan hatinya. Galau. "Aaaa.. Bisa gila gue.." teriak Aksa tertahan. Ia berdiri dari duduknya lalu kembali ke dalam. Zahra berjalan menuju ruang rawat Zahra. Ia membuka pintu secara perlahan dan mendapati Damian di dalam bersama Zahra. "Gimana nasib Zahra yah..." Zahra yang ingin kembali menutup pintu seketika menghent

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD