Chapter 24

1300 Words

"Aksaaaaa...banguuunnn..katanya mau ikut ke kampus pagi-pagi sama aku..." Zahra merengek seperti anak yang kehilangan mainannya pada Aksa. Tepat pukul setengah enam pagi, Zahra tiba di rumah Aksa, namun yang bangun hanya mama Nania membuat Zahra kesal setengah mati. Padahal semalam Aksa sudah janji mau menemaninya ke kampus hari ini. "Aksaaaa..banguunn.." rengeknya lagi, "kamu tidur jam berapa sih semalam?" teriaknya. "Siram pake air aja Ra. Aksa emang kebiaasaan gitu. Atau kalau kamu berani, kasih ciuman selamat pagi. Hihihi" kikikan Nania membuat Zahra merinding. Apa tadi? Ciuman selamat pagi? Oh nooo..otak Zahra langsung berputar pada ciumannya dengan Aksa di kamar Zahra. Seketika wajah gadis itu memerah dan panas. Ia malu sangat malu. "Mama mah ada-ada aja..." Nania tertawa ker

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD