Chapter 42

1348 Words

Zahra sudah kembali ke kampus, namun ia mengenakan masker untuk sedikit menahan malunya. Jujur ia malu begitu menginjakkan kaki di jurusannya, walaupun teman-temannya tak mempermasalahkan itu karena mereka juga tak tahu jika Zahra sudah dilecehkan Aldo. Jadi seharusnya Zahra tak perlu takut dan malu. "Ra!!" Langkah Zahra terhenti saat ia mendengar suara Kinan memanggil namanya. Zahra melihat Kinan berlari dengan kencang ke arahnya dan langsung memeluk tubuhnya erat. "Gue kangen sama loooo..." pekiknya dengan senang. Zahra mencoba melepaskan pelukan Kinan yang mencekiknya. Ia tak bisa bernafas karena Kinan yang terlalu erat memeluknya. "Gue sesak Kinan.." ucap Zahra kesal. "Ya Tuhan, gue kangen sama loooo Ra. Kemana aja sih? Gue temuin tapi lo nggak mau ketemu gue. Gue ada salah a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD