Nayna menuruni mobil dengan tergesa-gesa, dia berteriak meminta perawat membantu Chiko. Para perawat yang berjaga di lobi rumah sakitpun langsung siap siaga menyiapkan troli pasien untuk membawa Chiko ke ruang perawatan. Nayna berlari mengikuti para perawat itu,"anda silahkan menunggu di luar saja, Nona," ucap salah satu perawat itu. "Tidak suster, dia membutuhkanku," kukuh Nayna dengan mata berkaca-kaca. "Maaf, Nona, mohon tunggu di luar saja. Anda bisa mengganggu jalannya pemeriksaan. Dokter akan melakukan yang terbaik." ucap suster itu menutup pintu UGD setelah seorang dokter masuk ke dalam. Nayna berjalan ke sana ke mari, dia sangat khawatir akan kondisi Chiko. Dia tidak tau harus berkata apa pada keluarga Chiko jika tau pewarisnya dalam kondisi mengenaskan seperti itu. "Ya lebih

