33. Hukum Karma

1292 Words

Sudah dua hari Chiko berada di penjara dengan dinding d******i warna putih. Bagaimana mungkin hanya sakit sepele dokter menyuruhnya beristirahat begitu lama. Tentu saja Chiko sangat jengkel, apalagi tidak ada tablet atau laptop yang bisa dia gunakan untuk memantau keadaan perusahaan William dan Kusuma yang menjadi tanggung jawabnya. "Saatnya makan malam," ucap Nayna yang baru saja datang membawa bubur ayam bumbu kacang khas daerah sana. Chiko mengangguk lesu, meskipun Chiko jengah berada di sana. Tapi kehadiran dan juga perhatian yang Nayna berikan padanya seperti obat penghilang rasa bosan. Chiko juga semakin dekat dengan Nayna. Bahkan, Chiko tahu bagaimana kebiasaan tidur wanitanya. Luar biasa menarik bukan? "Queen, kapan kita pulang?" tanya Chiko. "Besok pagi, makanlah lalu tidur,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD