15

896 Words

Katria berlari seraya menghapus air mata yang telah membasahi kedua pipinya. Dia tidak menyangka Alvan akan berbuat seperti itu. Dia berpikir bahwa Alvan hanya akan mengantarkan Gege ke UKS untuk beristirahat, tapi nyatanya yang dia lihat sudah cukup membuktikan bahwa omongan siswi itu tidak sepenuhnya salah. Alvan memang menaruh perhatian kepada Gege, jika dia memang tidak perhatian mana mungkin Alvan mau menyuapi gadis lain yang bukan kekasihnya. Langkah Katria terhenti karena ada seseorang yang menarik tangannya. Katria berbalik dan benar saja seperti yang dia pikirkan bahwa Alvan pasti akan mengejarnya. Katria menyentak tangan Alvan kasar. Genggaman tangan itu terlepas, tapi Alvan tidak kehabisan cara, dia malah mengenggam kedua tangan Katria agar gadisnya tidak lagi memberontak. "N

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD