PRODUKSI TYA PRIBADI

1054 Words

“Bener banget Ma jangan kebanyakan petiknya. Sayang. Lebih baik dipergunakan buat kalau pas butuh saja. Besok aku juga pengen bikin kelor untuk makannya Riri. kelor itu sangat baik, gizinya tinggi sekali loh kelor itu Ma. Aku suka banget,” jelas Tya. ‘Kalau begitu simbok suruh petik buat sekalian besok pagi saja, kelornya kan enggak apa-apa kalau buat besok pagi,” ujar Aruna. “Oh iya bisa juga Ma. Aku mau buat Riri saja. Baik untuk omeletnya mau pun untuk sayurnya. Akan aku masukkan di sayur dia besok siang,” ucap Tya. “Ya nanti Mama suruh simbok untuk memetik buat sayur malam ini juga besok.” ≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈ “Putrinya Bunbun nggak nakal ya? Nggak rewel?” tanya Tya pada Riri yang sejak ayahnya pulang tidak mau turun dari pelukan ayahnya. Mereka mungkin merasakan sesuatu yang tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD