Pagi ini Adit kembali ke rumah sakit setelah ia mampir sebentar ke kantornya. Ia masih memikirkan ucapan Kevin, Ia sudah memikirkannya semalaman dan memutuskan suatu hal yang berat untuknya. Ia melihat Gladis yang masih setia dengan tidur panjangnya namun kali ini ia sudah di pindahkan ke ruang rawat karena kondisinya yang semakin stabil, ia mengelus kepala wanitanya yang terlihat lemah tak berdaya. "Maafkan aku Gladis... Semua ini aku lakukan untuk melihatmu lebih bahagia karena ada orang yang lebih mencintaimu daripada aku... Kali ini aku percaya dengannya daripada dengan Dion... Maaf Gladis... Aku harus merelakanmu bersama sahabatku.. Bukan aku tidak mencintaimu tapi ia lebih berhak dariku... " ucap Adit lirih. Pandangannya nanar, ia berusaha menguatkan dirinya sendiri. Ba

