Bab 45

1012 Words

"Mau temani aku berkeliling?" Rachel mengangkat wajahnya. Kedua sudut bibirnya melengkung, merayu Alvin agar mau menemaninya untuk berjalan-jalan menikmati pemandangan kebun teh yang memanjakan mata. Alvin yang harus memperhatikan waktu agar tidak terlambat pulang ke rumah. Ia sadar ada Syakila yang telah dibohongi tapi menantinya di rumah. "Satu jam saja, ya. Aku harus segera pulang," jawab Alvin setelah melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Rachel menganggukkan kepalanya. "Ayo!" Ia segera bangkit dan meraih pergelangan tangan Alvin. Membawanya beranjak pergi menjelajahi setiap jalan setapak di dalam kebun teh tersebut. Betapa tenang dan bahagianya Rachel bisa menikmati indahnya siang menjelang sore bersama Alvin di sana. Berjalan beriringan, seraya berbincang den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD