Rosa keluar rumah Marco dengan tergesa-gesa karena sudah mendapatkan benda yang di inginkan, yaitu surat adopsi. Gadis itu menghubungi Ken, memintanya untuk bertemu di taman dekat dengan Apartemen Luxury. Ken sebenarnya enggan untuk menemui Rosa karena takut kalau cintanya semakin besar. Namun karena ingin sekali menjumpai gadis itu, ia kalah dengan logika dan lebih mementingkan hati. “Ken,” panggil Rosa dengan wajah berbinar. Gadis itu langsung memeluk Ken dengan erat. “Kita bisa kembali lagi seperti dulu.” “Apa maksudmu?” tanya Ken tak mengerti. “Aku bebas. Aku telah mengambil surat adopsi dari ayah. Kita bisa bersama, Ken.” Rosa menunjukkan berkas yang dibawanya, lalu membakar di depan mata Ken. “Kita mulai dari awal, merajut cinta denganku.” Ken menggeleng pelan, “Aku tak bisa

