Keesokan harinya Tara sama sekali tidak melihat Nara, hanya ada Sandra dan juga Chandra yang terlihat berbeda dari biasanya. Wajah itu terlihat pucat dan menahan sesuatu, namun Tara tidak peduli. Tara duduk di kursi makan yang sudah Chandra tarik untuk Nona mudanya itu. Tara sarapan pagi tanpa nafsu, beberapa kali ia melirik Chandra dan saat itu Chandra selalu memijit pelipisnya. 'Drt Drt Drt' Ponsel Tara yang berada di atas meja berbunyi, menampilkan nama orang yang tidak pernah Chandra sukai. Angkat tidak ya? Tara dibuat bingung, ia melirik Chandra melalui ekor matanya. “Iya Kak Andro.” dan ya! Tara akhirnya memilih untuk menerima panggilan telfon dari Andro. Tara tahu, jika ia mencari masalah di pagi hari dengan tetap berhubungan dengan pria semacam Andro. Tara hanya ingin tahu rea

