Dua puluh satu

2142 Words

Tanpa sadar, Rian melontarkan kalimat yang menurutnya kalimat konyol itu. ia bahkan merasa seolah sedang berada dalam mimpi, memeluk wanita yang sama sekali tidak ia cintai, melontarkan kalimat demi kalimat yang dapat meluluhkan hati wanita tanpa ia sadari, dan kini ia membuat wanita itu semakin terisak.Pikiran Rian semakin kacau, namun ia mencoba untuk menenangkan dirinya. ia berusaha untuk tetap tenang dan menghadapinya dengan kesadarannya. Perlakuan yang Rian lakukan saat ini hanyalah sebuah bentuk dari rasa kasihan atau pertanggung jawabannya, karena menurutnya, dia harus bertanggung jawab untuk membuat widia tersenyum. tanpa ia sadari, kalimat yang ia lontarkan tanpa cinta itu justru yang lebih menyakitkan wanita yang saat ini berada dalam dekapannya. Widia masih saja terisak, ia ben

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD