Apa yang keluar dari mulut Widia sungguh di luar dugaan Rian, begitu juga dengan Akira. Ia tak pernah menyangka kalau Widia memiliki sifat yang berbeda jauh dari dugaannya. Akira menatap Widia tak mengerti, lalu ia beralih menatap Rian, ia berharap tidak salah pilih dengan meminta Rian untuk memilih menikah dengan Widia. Sementara Rian, ia hanya bisa menatap Akira. Ia sama sekali tak ingin jika Akira pergi dari ruangan itu, karena biar bagaimanapun ia harus tetap pada apa yang dia katakan kepada Akira, yaitu membuat Akira menemaninya bekerja selama ia ada di sana. "Sudahlah biarkan saja sayang, toh juga hanya untuk hari ini. Besok aku akan memeriksa laporan di cafe lain, dan aku akan membawa mu untuk menemani ku di sana" ucap Rian lembut. "Jadi kau lebih memilih untuk bersamanya daripad

