Tiga puluh delapan

1118 Words

Lagi-lagi Rian mengusap wajahnya kasar, ia tahu betul kalau kali ini Akira benar-benar sangat marah. Ia menatap kedua orangtuanya lalu beralih kepada Rian, dan tatapan itu berhenti kepada Widia dengan tatapan yang sangat tajam. sementara Widia, ia justru mentapap Rian seolah sedang meminta penjelasan atas apa yang Akira ucapkan, namun ia sama sekali tidak mendapatkan jawaban atas rasa penasarannya itu. Rinto dan Riana terdiam, keduanya tak mampu berkata apa-apa. Sementara Tristan dan Widia, mereka justru saling pandang karena tak mengerti dengan maksud pembicaraan Akira. "Om, Tante, Tristan permisi dulu" ucap Tristan yang di jawab dengan anggukan oleh Riana dan Rinto. Awalnya, Riana dan Rinto berharap Akira dan juga Tristan bisa menginap di sana, namun semua berubah setelah Widia memper

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD