Chapter 23

1293 Words

"Whulandary Jeniffer Abigail." Aku menyebut nama itu dengan suara kagum yang tidak bisa aku sembunyikan. Menatap sosok mungil yang tengah berada dalam box bayi, sedang terlelap dalam damai. Aku yakin, jika mata itu terbuka warna hitam sudah pasti yang akan terlihat. "Aku menyukai namanya." Lagi aku bersuara, masih tidak bisa menyembunyikan kekaguman di antara pertengkaran pelik orangtuanya dia di lahirkan. "Suatu hari nanti kau juga akan memiliki bayi seperti Whulan." Andre yang tengah berdiri di sampingku menimpali, mengecup pelipisku hingga mataku terarah padanya. Ada senyum hangat di sana, dan aku yakin kalau laki-laki di depanku ini memang menginginkan keajaiban itu segera datang. "Jika memang kita memilikinya nanti nama apa yang akan kau berikan?" Tanyaku tidak bisa menyembunyikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD