SaD–52

1098 Words

Afifah yang mendapat kabar dari menantunya kalau Dina menangis karena sesuatu yang sangat penting. Untung saja jam mengajarnya sudah selesai, jadi ia bisa langsung pulang. Entah hal penting apa yang bisa membuat Dina menangis, yang pasti Afifah sangat khawatir dengan Dina. Pasalnya selama kehamilan Dina ini, anaknya dalam keadaan sedih. Berbagai masalah datang dan menguras air mata. "Dina mana, Sam?" Todong Afifah ketika sudah sampai di rumah dan menemukan Sam sedang merebus sesuatu entah apa itu di dapur. Sam yang ditanyai pun menoleh ke arah mertuanya, "di kamar Bunda. Sudah tidur, kecapean kayaknya." Jelas Sam sambil meracik bumbu sop. Siang ini Sam ingin membuat sop spesial untuk Dina dan mertuanya. Afifah nampak lega mendengar Dina sudah tidur, "bunda mau ganti baju dulu. Nanti jel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD