Sisi lain_ "Dek, kamu yakin sama perjodohan ini?" Tanya Randi pada adiknya, Raisa. Mereka sedang berada di balkon kamar Raisa, tanpa kedua orangtuanya. Raisa nampak menimbang pertanyaan kakak satu-satunya itu. Ia sendiri bingung, tapi kepalanya mengangguk. "Iya, Kak." Jawabnya agak ragu. Randi memperhatikan gelagat adiknya, ia paham dengan apa yang dirasakan oleh Raisa. "Hah, kalau kamu ragu jangan diteruskan, Dek. Nanti kamu sakit sendiri," Randi tidak melarang, hanya saja ia tidak ingin adiknya tersakiti akibat perjodohan ini. Apalagi pihak laki-laki sudah menunjukkan penolakan pada perjodohan mereka. Dan itu akan sangat sulit jika terus dilaksanakan. Raisa menoleh ke arah kakaknya, "em. Raisa ikut Mama, Papa aja." "Kamu suka kan, sama Samuel?" Randi menebak tanpa melihat ke arah

