Part 40

2121 Words

Nibras melihat ke arah nama restoran yang akan dia masuki. Bibirnya tersenyum tipis. Ketika dia memasuki pintu restoran, pelayan memberi hormat. "Selamat datang tuan muda," ujar pelayan. Nibras mengangguk mengerti. Nibras melirik ke salah seorang pria berusia 40an yang menunduk kepadanya. Nibras hanya mengangguk lalu dia berjalan ke bilik yang sudah dikatakan oleh Kania sebelumnya. Nibras ingin tahu, apa sebenarnya maksud Kania mengatakan bahwa neneknya merupakan sasaran dari Atika. Dia ingin lihat bukti apa yang dimiliki oleh Kania. Ketika dia melihat nomor pintu, pelayan ingin membukakan pintu, namun Nibras menggelengkan kepalanya. Dia sendiri yang membuka pintu itu. Sudah ada Kania di dalam yang menunggu. Dress di atas lutut berwarna merah terang dia pakai, anting-anting panjang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD