Bab 40 Selamat Dari Maut

2059 Words

Arash sudah memasrahkan diri saat ini, meski hatinya pilu karena tidak bisa memenuhi janji pulang memeluk Celine, lantas mereka menikah. Dia pun bersedih karena tidak bisa lagi bersama James sang kakek yang luar biasa menyayanginya selama ini. Sedangkan Steve di sebelah dia, pelan membisikinya. “Tuan, Tuhan pasti menyelamatkan kita.” Sang presdir mendengar bisikan itu membuka kedua matanya, dikerjap-kerjapkan sejenak karena air mata dia terus meleleh. Cucu James ini tersenyum, lantas menganggukan kepala. Delia menyaksikan detik-detik segera dilakukan eksekusi atas Arash dan Steve. Kedua matanya meleleh air mata. Dia tidak bisa lagi menolong sang anak, karena si anak keras tidak mau menyerahkan Lewis Company ke Kareem. Dia pun tidak bisa mengubah ambisi sang suami menguasai Lewis Compan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD