Vienna terkesiap dan segera ingin melepaskan ciuman Luca yang begitu b*******h. Namun tenaga wanita itu tidak ada apa-apanya dibanding kekuatan Luca yang masih terus membungkamnya dengan ciumannya. Vienna segera turun dari kursi dan memukul inti kelaki-lakian Luca sekuat dia bisa. Pria itu menjerit kesakitan lalu kembali roboh di lantai. Jantung Vienna terasa mau lepas karena debarannya yang begitu kuat. Vienna mengambil napas panjang lalu menatap suaminya yang mengaduh kesakitan tanpa bisa bergerak selain meringkuk. “Rasakan, kamu pikir aku wanita lemah,.” ujar Vienna kesal lalu pergi keluar dari rumah. Hanya untuk bersandar di pintu depan rumahnya. Jantung wanita itu berdebar kencang. Ciuman Luca sangat dahsyat sehingga seluruh bulu halus di tubuhnya meremang, dan seketika dia merasa

