Chapter 29

1074 Words

Sesuai yang direncanakan, hari ini Darren mengajak Nadia untuk pulang ke kota asal adik iparnya itu. Mobil berhenti di hotel tepat jam sepuluh pagi, Nadia langsung menuju kamar yang bersebelahan dengan Darren. Ada connecting door, Darren bisa dengan mudah mengecek keadaan Nadia. "Aku bertemu kolega di jam makan siang, kamu aku tinggal sebentar nggak papa 'kan?" tanya Darren. "Nggak papa, Kak. Aku nanti di dalam kamar saja, nggak akan ke mana-mana." Pria itu mengangguk. "Jangan buka pintu sebelum lihat dari layar monitor. Kalau ada apa-apa langsung hubungi aku, Nad." "Iya, Kak." "Ya sudah, aku mau ke ruanganku dulu, ada beberapa dokumen yang harus dicek. Nanti malam baru kita ketemu ayah," ucap Darren. Nadia hanya mengangguk singkat, netranya menatap datar ke arah Darren yang berjal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD