54. RENCANA

1317 Words

"SEKARANG lo lihat tuh temen lo," ucap Geo sembari menatap lurus ke depan, memperhatikan Feron yang sedang duduk bersama Nata di tribun lapangan basket. Ucapannya itu ditujukan untuk Alvin, yang berdiri tepat di sampingnya. Senyuman sinis Geo terbit, muak sendiri dengan tingkah Feron. Berulang kali Geo bahkan berdecih dan meludah ke samping. "Itu Feron, kan?" tanya Alvin, bertanya kepada Geo. Hanya memastikan bahwa apa yang ia lihat tidak salah. Geo pun mengangguk sebagai jawaban. "Emangnya kenapa?" lanjut Alvin. "Dia munafik, gue benci banget sama dia," jawab Geo tanpa pikir panjang, napasnya terhela kasar dan gusar. Alvin menepuk pundak Geo, kemudian berkata. "Karena cewek masalah lo berdua jadi kayak gini. Lo sama Feron itu sahabat gue, dan gue nggak tahu mau dukung siapa. Gue

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD