Ada yang pernah mengatakan, Saat seorang pria menangis di depanmu, itu artinya kamu begitu berarti baginya... *** Sebenarnya, Dahlia sudah tidak mau berurusan lagi dengan Pras. Baginya, akan lebih baik jika mereka tak saling komunikasi apalagi bertemu muka. Namun, pria itu terus meminta agar diberi satu kali kesempatan untuk bicara dengan Dahlia. Pada akhirnya, Dahlia pun memberikan kesempatan itu. Hanya bicara, tidak lebih. "Katakan yang ingin kamu sampaikan. Waktumu hanya lima belas menit, Mas." "Apa benar kamu akan menikah lagi? Dengan Aditya? Apa kamu yakin, Lia?" Dahlia tersenyum sinis. Hatinya yang lembut untuk Pras sudah lama mati. Hanya tinggal keengganan yang ada. "Benar," jawabnya singkat. "Kamu yakin dengan keputusanmu?" "Apa kamu punya hak untuk bertanya tentang hal

