Sekali darah itu mengalir di satu garis yang sama, meski berbeda nadi sekali pun, saudara tetaplah saudara. Sampai kapan pun tak akan bisa berubah menjadi orang asing. Walau bibir berucap demikian.. - Suara hati Pras - *** Sudah seminggu berselang, Dahlia sedang di ruang tengah menonton televisi. Meski adegan dalam film sedang berjalan, akan tetapi tatapan matanya mengarah kosong ke sudut lain. Ia bingung dan ragu. Teringat dengan foto yang dikirim oleh Rasya tempo lalu. Pria itu masih saja meneror dirinya. Berapa kali pum Dahlia mengganti nomor ponsel, percuma saja. Sampai akhirnya ia memutuskan tak menggunakan ponsel sementara waktu. Dan hanya meminjam ponsel milik suaminya bila ada keperluan mendesak dengan pekerjaan. Pras datang setelah mengucapkan salam. Pria itu menenteng sek

