Hari saat Venus menghilang, Marvel yang kehilangan Venus sejak semalam, membuatnya sulit tidur dan resah tak menentu. Selain memikirkan keadaan Venus dirinya juga memikirkan bagaimana cara memberitahukan masalah ini kepada orangtuanya. Bagaikan berpacu dengan waktu, langit yang gelap berubah menjadi cerah. Setelah kedatangan Adrian di pagi hari, ada secercah harapan di dirinya. Adrian bersedia membantunya untuk mencari tahu keberadaan Venus setelah terlebih dahulu meminta bantuan kepada Alexis. Ya, pria itulah yang bersedia dimintai tolong untuk melacak keberadaan Venus. Dret…dret….dret… Ponsel Marvel berbunyi. Nama Alexis tertera di layar ponselnya. “Halo bang, Venus udah gue temukan,” suara Alexis terdengar senang. “Good job, gue ternyata bisa andelin lo,” ucap Marvel bahagia. Dia

