Bab 11. Perjodohan

1079 Words

Sinar melangkah meninggalkan ruang makan seraya mengunyah roti yang baru saja ia gigit. Wajahnya nampak ceria, kedua sisi bibirnya pun menyunggingkan senyuman lebar. Namun, senyuman yang terukir seketika sirna saat kedua kakinya mulai menapaki ruang tamu. Seorang wanita nampak duduk dengan bersilang kaki, wajahnya begitu cantik, kulitnya seputih salju, pakaian yang dikenakan pun elegan dan berkelas. Sinar melanjutkan langkahnya dengan kesal, rasa bahagia yang sempat memenuhi hatinya seketika hilang. Siapa gerangan wanita cantik itu? "Maaf, Anda siapa, ya?" tanya Sinar menghentikan langkah di ruang tamu. Wanita itu sontak berdiri tegak, memandang Sinar dari ujung kaki hingga ujung rambut dengan kening dikerutkan. "Kamu yang siapa? Apa kamu pelayan baru di rumah ini?" tanya wanita tersebu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD