Lia membeku mendengar suara tersebut dimana secara perlahan menaiki tangga dan pemandangan pertama yang dilihatnya Mona sedang berada diantara kedua pria, menutup mulutnya tidak percaya atas apa yang dilihatnya saat ini. Memutuskan untuk meninggalkan tempat ini dengan pemikiran yang masih tidak mempercayai apa yang dilihatnya, kemarin yang dilihatnya adalah benar dimana Aya bersama Manoj. “Kamu udah bangun?” Gio mengangguk “kamu gak menemui Mona atau Aya?” “Mereka entah kemana mungkin lagi liburan” Lia hanya terdiam “jadi keputusanmu apa?” Lia memandang bingung “aku belum bisa memutuskan apa pun karena bagaimana pun apa yang kamu lakukan selama ini sangat menyakitkan meski kita sudah melalui banyak hal bersama bahkan kenangan manis sekali pun gak bisa menutupi kesakitan yang kamu buat.”

