26. Bayang-bayang pengorbanan

1476 Words

Angin di *Glitched Wastes* tidak bersuara seperti angin normal. Ia berbunyi seperti desisan statis radio yang rusak, membawa serpihan data yang terdistorsi dan aroma logam terbakar. Di dalam sebuah celah bebatuan yang terlindungi oleh kubah aura hitam sisa-sisa kekuatan Kinry, kelompok itu mencoba memulihkan diri. Terea duduk di samping Kinry yang masih tak sadarkan diri. Jemarinya yang gemetar mengusap kening pria itu, membersihkan noda darah monster yang mulai mengering. Di dalam remang cahaya ungu yang berkedip-kedip akibat gangguan sistem di wilayah itu, wajah Kinry tampak jauh lebih tenang. Tidak ada kerutan kemarahan, tidak ada gerutu ketidakpuasan. Hanya ada napas yang teratur, sebuah bukti bahwa pria ini masih berjuang untuk tetap hidup. Hati Terea berdenyut pedih. Selama pelaria

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD