Marco menampilkan raut wajah sedih, dia juga mengeluarkan peralatan untuk memasangkan infus ke tangan kiri Angela yang menyebabkan Alvin hampir saja frustrasi dan gila. "Aku tidak bisa menyembuhkan penyakit ini!" Marco menggelengkan kepalanya dengan cara yang menyedihkan. 'Aku akan membuat kau menyesal dan khawatir setengah mati, rasakan saja semuanya!' Marco tertawa di dalam hati saat melihat wajah putus asa Alvin. Angela yang gelisah nampak tidak tenang dan hendak membuka infus yang telah dipasang oleh Marco di tangannya. Padahal saat ini Angela masih belum membuka matanya sama sekali. "Pegang tangannya! Kenapa kau hanya diam saja seperti orang bodoh? Kau ingin terjadi sesuatu yang membuatmu menyesal? Kau ingin dia mengalami penyakit yang lebih parah lagi?" tanya Marco lagi terlihat

