"Apa di otakmu hanya ada urusan ranjang saja?" tanya Angela mencebik kesal. "Tidak kok! Aku memikirkan hal lain juga yang tidak perlu kau ketahui. Hanya saja jika tak mendapat jatah darimu rasanya tidak seru," jawab Alvin asal sembari ikut berbaring di sebelah Angela. Alvin memeluk tubuh Angela yang ditutupi oleh selimut. Tidak ambil pusing Angela hanya kembali memperbaiki posisinya dan tidur. Ia memasuki alam mimpi tanpa peduli apa yang dilakukan Alvin padanya. Di dalam mimpi Angela serasa berjalan di sebuah taman yang indah. Taman itu di sebelah kanannya tumbuh subuh mawar merah dengan warna yang begitu cerah. Di sebelah kiri ada berbagai macam bunga tulip yang di campur dengan mawar lain selain warna merah cerah. Angela terus menyusuri taman itu, sesekali ia akan memetik bunga yang

