Ghafi pov Setelah kepergian Adeeva kumaki kebodohan yang sudahaku lakukan dengan mengatakan hal bodoh yang seharusnya tak akan aku lakukan. Semalam sebenarnya aku sudah merancang kata-kata untuk bicara hari ini pada Adeeva yang akan datang ke apartemenku. Flasback on “ ri…. Fahri bangun ri kali ini kamu harus bantu aku.” Teriaku yang langsung memasuki kamar Fahri tanpa permisi untuk membangunkannya setelah panggilanku dengan Adeeva selesai dan aku telah berhasil membujuk Adeeva untuk bertemu besok. “ Ya Allah Ghaf, ini udah malam besok aja kenapa sih.” Tolak Fahri dengan mata yang masih sayup-sayup. “ Ngga bisa besok, harus sekarang besok Adeeva mau datang ke sini.” Balasku “ Hah… apa kamu bilang besok Adeeva mau datang kok bisa, kok dia mau, kamu pasti ngancam dia.” Fahri langsun

