Afkar merasa dirinya ada yang memanggil dia pun berdiri dan menengok siapa yang memanggilnya, tapi saat dia akan menengok, firasatnya berkata seperti mengenali suara itu yang tak asing baginya. Saat dia berbalik dan betapa terkejutnya dia saat tahu orang yang yang memanggilnya ternyata adiknya sendiri yang sedang ia hindari. Sedangkan Adeeva tak percaya dengan apa yang dia lihat didepannya dia menjatuhkan semua barang yang ada ditangannya dan membungkam mulutnya sendiri karena tak menyangka orang yang ada dihadapannya adalah kakanya sendiri, kakak yang sangat ia rindukan. “ Kak Afkar.” Adeeva langung berlari kearahnya dan memeluknya dengan berurai air mata. “ Kakak, Deeva kangen banget sama kakak,.” Deeva tak berhenti menangis karena akhirnya dia kembali bertemu dengan kakanya. Tapi Afka

