WINE "Baby, aku bisa menjelaskan semuanya! Ini tak seperti yang kau pikirkan," jelas Rio. "Kau memang tahu apa yang sedang aku pikirkan?" tanya Gendhis. "Logika saja sekarang! Kau mengatakan bahwa tak pernah tidur dengan Mbak Sifa, tapi sekarang Mbak Sifa hamil! Kau pikir Mbak Sifa bisa membelah diri?" sindir Gendis. "Baby itu terjadi di luar dugaanku! Itu terjadi karena aku di luar kendali dan terpaksa melakukannya," jelas Rio berharap Gendhis mengerti. "Hahahaha? Terpaksa? Terpaksa katamu? Terpaksa atau sama- sama suka karena cinta?" hardik Gendhis sambil menengguk kopi s**u yang di bawanya. "Baby, aku benar- benar terpaksa! Karena jika dalam waktu tiga bulan aku tak memberinya hak batin maka aku akan menalaknya secara halus," ujar Rio. Mencoba memberikan alasan yang sebenarnya wal

