SUGAR BABY Dengan mengendap Gendhis berjalan menuju pintu depan dan membukanya. Dia mengintip di sela-sela pintu gerbang. "Astaga!" pekik Gendhis terkejut melihat siapa yang datang. Ternyata Rio yang datang dengan membawa semua barang-barang miliknya. Gendhis lupa bahwa barangnya dia titipkan di mobil lelaki itu. Gendhis terkejut dan langsung membukakan pintu gerbang rumahnya. “Eh mas Rio! Ku pikir siapa yang datang, maaf ya kalau lama membuka pintunya, aku kira besok Mas baru anter, lagian udah malem lo! Mau masuk dulu ngopi? Aku baru bikin kopi, masih ada sisa air panas,” Gendhis menawari Rio sambil membantu membawa barang bawaan. "Boleh, kalau tidak merepotkanmu," jawab Rio membawa beberapa tokoh oleh-oleh yang dia beli untuk Gendhis. "Sini masuk dulu, duduk di sofa! Aku akan mem

