KEPERGOK DIMAS! -BALIK KE POV AUTHOR ❤- Rio membelai wajah Gendhis, mencium kedua pipinya, dan memeluk erat. Dia merasakan aroma parfum wanita itu. Sejenak mencari kenyamanan yang tak di temukannya di rumah. “Aku mencintaimu lebih dari segalanya, percayalah!” ucap Rio. "Aku ingin Mas di sini lebih lama," ucap Gendhis melumat bibir Rio. "Tapi Baby," potong Rio. "Ah ya sudahlah Mas, sana pulang dulu aku paham pasti istrimu kan?" tanya Gendhis. "percuma saja kalau ragamu di sini tapi jiwamu di sana," kata Gendhis dengan merenggut. "Aku akan segera menelponmu saat sudah sampai rumah Baby, oke?" tanya Rio. Gendhis mengangguk pasrah. Dia mengantar Rio sampai ke depan rumahnya. Melambaikan tangan seiring lajunya mobil di persimpangan jalan itu. "Ah dapat usaha baru, tak percuma rasanya

