Ryu mengikuti langkah Yuma menuju kamar tidurnya. “Ada apa?” tanya Ryu penasaran. “Aku melupakan sesuatu,” Yuma lalu mengeluarkan ponsel Ryu yang menggunakan nomor Spanyol. Ia membuka sesuatu di ponsel tersebut dan memperlihatkannya pada Ryuga. “Berkali kali Ashi mengirimkan pesan. Bahkan terakhir, dia mengungkapkan kalau akan menemuimu di Jakarta,” ucap Yuma. “Aku lupa menceritakan hal ini,” lanjutnya. Ryu menatap Yuma dan membuka ponselnya, “Berapa nomornya?” “Kenapa?” Yuma mengecek nomor Bashira yang tercatat di nomor Spanyol milik Ryuga. Ia lalu menyebutkan nomornya. Ryu menyamakan nomor tersebut dengan si pengirim pesan berinisial ‘B’. Ternyata memang itu nomor Bashira. “Ada yang mengirimkan pesan kepadaku dengan inisial ‘B’, tapi aku tidak mengenal nomornya,” ucap Ryu sambil

