Waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam. Rei dan Chiko baru selesai melakukan persiapan untuk kepergian mereka ke Pulau Saba Gili dua hari lagi. “Tak terasa, lusa kita pergi lagi dan menjauh dari keriuhan ibu kota,” Chiko mengecek ulang semuanya. Tugasnya sebagai asisten produser mengharuskannya membantu Rei untuk merencanakan dan mengkoordinasikan segala hal antara produser dan kru terkait. “Besok kita rapat teknis. Aku sudah koordinasi dengan semua kru yang berangkat. Sedangkan briefing dengan para peserta dan Ryuga kita agendakan terpisah di hotel tempat Ryu menginap. Aku sudah book ruang meeting khusus,” ucap Chiko lagi. “Kita juga harus cek ulang skrip, mempersiapkan jadwal syuting dan kelangkapan lainnya. Anggaran juga sudah aman. Bagian keuangan bilang besok semuanya cai

