RESPEK!

1328 Words

Ryu dan Rei saling bertatapan. Keduanya tersenyum. "Lagi dan lagi, tiap malam Kirei..." Ryu menarik nafas panjang. “Sepertinya, sampai sebelum syuting, aku dan kamu harus meluangkan waktu setiap hari. “Kalau di pulau nanti, aku sudah bisa memprediksi gangguan demi gangguan akan terjadi.” Rei tersenyum. Ia memeluk Ryu sambil menghirup aroma tubuhnya berulang kali. “Harum tubuhmu.. Aku suka…” gumamnya. “Ryu, aku memikirkan soal si Bien,” ucap Rei. “Semakin aku pikirkan, semakin yakin kalau dialah pelaku yang mempengaruhi Coach Akeno soal kamu. “Dia bisa bilang apapun pada coach sehingga membuatnya berpikiran kalau adanya aku bisa mengacaukan karirmu. “Cuma dia yang mungkin, tidak ada lagi. “Orang lain tidak mungkin usil membahas kehidupan pribadimu pada Coach Akeno. Aku yakin sey

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD