Hari ini adalah hari dimana Akbar kembali ke Jakarta. Sebelum kembali ke rumahnya dia terlebih dahulu datang ke perusahaan. Tak tahu mengapa ketika di kantor suasana hatinya tiba-tiba sedang tidak mood sampai karyawan yang melakukan kesalahan sedikit pun ia marahi. Karena setiap mengingat Gista suasana hatinya benar-benar buruk. Dalam hati Akbar dia sangat bahagia Gista kembali tapi dia pun marah dan kecewa karena Gista sudah terlalu lama bersembunyi dan menyembunyikan kenyataan besar yang bisa merubah hidupnya. Sorenya Akbar kembali ke rumahnya dan pemandangan pertama yang ia lihat saat memasuki gerbang rumahnya yaitu Dania yang sedang bermain dengan kakek neneknya di halaman depan. Setelah Akbar memarkirkan mobilnya digarasi dan keluar dari mobil dia sudah langsung disambut oleh putriny

