13. IKD

2083 Words

Selama dalam perjalanan ke rumah sakit Gista berfikir terus menerus. Dia merasa kurang nyaman dan ngga enak hati membiarkan Akbar pergi ke Surabaya sendirian. Apalagi selama ini dia belum pernah mengunjungi makam orang tua Akbar atau mertuanya sendiri. Walaupun Akbar suaminya mengatakan taka pa-apa tapi tetap saja hatinya merasa kurang nyaman. Gista pun akhirnya membatalkan pergi ke rumah sakit, dia langsung ke Bandara untuk menyusul Akbar ke Surabaya. Karena percuma jika ia menelfon Akbar pun pasti sudah tak bisa menyusulnya, jadi sekalian Gista memberikan kejutan untuk suaminya itu. Dia langsung menanyakan alamat rumah dan makam mertuanya. Sesampainya di Surabaya Gista bukan langsung ke rumah mertuanya namun dia langsung pergi ke makam. Pasti Akbar masih berada di sana, dan benar saj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD